Categories
Press Release

PAMERAN dan FORUM TEKNOLOGI TERPADU (INTEGRATED TECHNOLOGY EVENT) 2022

PRESS RELEASE

PAMERAN dan FORUM TEKNOLOGI TERPADU (INTEGRATED TECHNOLOGY EVENT) 2022

“Pameran Lintas Sektor Terintegrasi Solusi Kota Cerdas”

JAKARTA, 3 Oktober 2022 – Keberhasilan Kota Cerdas merupakan kombinasi dari efektivitas pengelolaan sumber daya, kolaborasi lintas sektor, lintas pemangku kepentingan dan masyarakat yang akan menggunakan dan merasakan manfaatnya untuk dapat hidup nyaman dan aman, penyelesaian permasalahan maupun pemberian layanan oleh pemerintahan secara efektif, efisien, dan berkelanjutan. Dengan kata lain, Kota Cerdas bukan hanya mengenai prasarana dan sarana teknologi digital. Teknologi digital hanya salah satu cara dalam penerapan Kota Cerdas.

Kini penerapan kota cerdas mulai mendapat animo yang baik dari berbagai pihak, seperti yang kita rasakan lewat berbagai inovasi yang salah satunya dibuat demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Kembali di tahun ini, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) bersama PT Napindo Media Ashatama (Napindo) akan menggelar Pameran dan Forum Teknologi Terpadu (Integrated Technology Event (ITE) 2022, pada 5 -7 Oktober 2022 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta. ITE terdiri dari pameran Indo Water, Indo Waste, dan Indo Renergy, dan Indonesia International Smart City (IISMEX) 2022 Expo & Forum. Rangkaian pameran ini akan menjadi kegiatan forum dan expo teknologi internasional untuk sektor berbasis ICT (Information and Communication Technology), IoT (Internet of Things), AI (Artificial Intelligence) untuk memenuhi kebutuhan informasi dan bisnis terkait solusi dan penyedia kota cerdas. Serta sektor pendukung pengelolaan sistem manajemen dan teknologi air bersih, pengelolaan persampahan, limbah dan sistem transportasi cerdas.

“ITE 2022 akan menghadirkan lebih dari 200 peserta pameran dari 19 negara, 6 paviliun negara seperti Belanda, Jerman, Korea Selatan, Singapura, Taiwan dan Tiongkok. Lebih dari  10.000 pengunjung kami harapkan akan meramaikan pameran dan forum ini selama 3 hari,” ujar Project Director Napindo, Agung Wicaksono.

Agung menjelaskan pameran dan forum ini secara profesional akan menghubungkan pemerintahan tingkat tinggi seperti Kementerian Dalam Negeri, Gubernur, Walikota, Bupati, dan semua kementerian terkait lainnya dengan pelaku teknologi solusi dan penyedia kota pintar. Adapun mempertemukan juga para asosiasi dan mitra terkemuka yang dapat meningkatkan peluang bisnis para stakeholder terkait di Indonesia dan Asia Tenggara bahkan untuk pasar global. Kegiatan ini menawarkan platform pameran yang terorganisir dengan baik bersama dengan diselenggarakannya berbagai forum internasional.

ITE 2022 telah mendapatkan perizinan dari Satuan Tugas (SATGAS) Penanganan Covid-19 Provinsi DKI Jakarta serta mendapatkan dukungan dan rekomendasi dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Direktur Pertemuan, Insentif, Konvensi dan Pameran Kemenparekraf, Masruroh mengatakan PT Napindo Media Ashatama selaku penyelenggara telah menyerahkan dokumen rencana penerapan Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability (CHSE) pameran tersebut dan telah mendapat rekomendasi oleh Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (ASPERAPI). Kemenparekraf memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan yang mendukung penerapan panduan CHSE dan memenuhi protokol kesehatan sesuai arahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 serta memiliki perencanaan mitigasi.

“Kemenparekraf memberikan dukungan dan merekomendasikan ITE 2022, serta mengharapkan agar dalam pelaksanaannya tetap memperhatikan protokol kesehatan dan kebijakan daerah setempat. Kegiatan ini juga diharapkan dapat dijadikan momentum kebangkitan industri MICE khususnya sektor pameran sekaligus pemulihan ekonomi,” ujar Masruroh.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana selaku Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Letjen TNI Suharyanto menyebutkan pelaksanaan ITE 2022 selama Pandemi Covid-19 wajib menerapkan Protokol Kesehatan 5 M yang terdiri dari Memakai masker, Mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilitas dan interaksi.

“Tentunya pameran ini telah disetujui dengan beberapa ketentuan seperti pelaksanaan kegiatan mengacu pada PPKM yang berlaku dan menerapkan Protokol Kesehatan yang lebih ketat,” jelas Suharyanto.

Rencanakan kedatangan Anda dengan melakukan Pre-Registrasi terlebih dahulu di https://visitorreg.id/q/IISMEX22 dan https://visitorreg.id/q/IDW22

Categories
Press Release

New Depollution Program Introduced
at Indo Waste 2022 Expo & Forum

New Depollution Program Introduced at Indo Waste 2022 Expo & Forum

Non-profit NGO The SeaCleaners to present its versatile cleanup boat MOBULA 8 Stand BD05

At the Indo Waste 2022 Expo & Forum, the non-profit NGO The SeaCleaners will be proud to present for the first time the MAPP program designed to tackle the plague of plastic pollution on land and in waters in Indonesia.

MAPP stands for Mobula Against Plastic Pollution. The project unites several Indonesian partner organizations to implement clean-up operations in Bali inland waters and on-land activities, in collaboration with local authorities, organizations and community. The MAPP project is implemented with guidance from the Indonesian Government, in the framework of a Memorandum of Understanding signed in July 2022 with the Ministry of Maritime Affairs and Investment of the Republic of Indonesia (CMMAI).

The objectives of the MAPP program are:

  • TO REDUCE MARINE PLASTIC POLLUTION by collecting waste, education & awareness raising.
  • TO STIMULATE INNOVATION by providing technology, capacity building, and knowledge sharing.
  • TO INCREASE LOCAL COMMUNITY RESILIENCE by fostering a better environment that allows natural resources to grow well, and supporting the livelihoods of the local community.
  • TO REDUCE PRESSURE ON THE ENVIRONMENT, by moving towards circular economy, reducing and repurposing the waste, better management hence less threat to the environment.

At the core of MAPP Indonesia is the MOBULA 8, a multi-purpose clean-up boat developed by The SeaCleaners. The boat is capable of cleaning up 15,000 sqm per hour, 18 km² per year. It collects both solid and liquid waste, and is designed to operate in rivers, mangrove swamps and lake areas, canals and coastal areas up to 5 miles from the coasts.

The MAPP project will consist in:

  • coastal and water-based operations in the Benoa Bay in the Denpasar region (Bali), in the mangrove forest, the Benoa Port, Waters under the Bali Toll Route
  • on-land operations in rural areas in Gili Trawangan and Amed region

 

At Indo Waste 2022 Expo & Forum, The SeaCleaners will present in details the MAPP program during 2 Technical Sessions:

  • Wednesday 5 October, 2.00pm, Theater 1
  • Thursday 6 October, 11.00am, Theater 3

More information available on The SeaCleaners’ booth BD05

 

Press contact at INDO WASTE 2022 EXPO & FORUM
Elise d’Epenoux – +33 (0)6 7917 4349 –
e.depenoux@theseacleaners.org

NOTES TO EDITORS

 

Created in 2016 by Franco-Swiss skipper Yvan Bourgnon, The SeaCleaners acts for the long-term conservation of the oceans and the reduction of marine plastic pollution. The organization develops actions both at sea and on land.

A Member Observer of the UN Environment Agency, the NGO has four objectives:

  • Collecting floating plastic waste in high concentration areas before it sinks or breaks down into microplastics.
  • Contributing to scientific knowledge through research and open data sharing.
  • Alleviating the problem at its source through education and public awareness initiatives, and carrying out waste collection operations with teams of volunteers.
  • Supporting the transition to a circular economy by developing and demonstrating innovative and ecofriendly technological solutions.

The SeaCleaners’ iconic project is the MANTA, a giant sailboat designed to combat oceanic plastic pollution.

Set to be launched in 2025, the MANTA will be the first concentrated ecology and technology factory ship capable of collecting, processing and recovering large quantities of marine plastic waste before it becomes fragmented and penetrates the marine ecosystem. It will operate in areas of high marine litter concentration, near the estuaries of major rivers and in the coastal waters of countries most impacted by plastic pollution.

Its biomimetic design, innovative hybrid propulsion system and power supply from renewable energy sources will enable the Manta to operate 75% of the time autonomously, without using fossil fuels, with a minimal environmental footprint. This extraordinary ship will also serve as a cutting-edge scientific laboratory for the observation, analysis and understanding of ocean plastic pollution and as an educational platform open to the public.

www.theseacleaners.org

Categories
Press Release

Kolaborasi PT Napindo Media Ashatama bersama Kementerian Dalam Negeri Menyelenggarakan Integrated Technology Event (ITE) Forum 2021 Hybrid Event

Kolaborasi PT Napindo Media Ashatama bersama Kementerian Dalam Negeri Menyelenggarakan Integrated Technology Event (ITE) Forum 2021 Hybrid Event

Selaras dengan Program Nasional Pengelolaan Kota Cerdas di Wilayah Metropolitan, Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan bekerja sama dengan PT Napindo Media Ashatama selaku penyelenggara telah melaksanakan kegiatan Integrated Technology Event (ITE) Forum 2021 Hybrid Event yang terdiri dari rangkaian kegiatan Indonesia International Smart City (IISMEX), Indo Water, Indo Waste, Indo Renergy, Indo Pooltech, Indo Firex dan Indo Security di Kabupaten Badung, Bali pada tanggal 29 September 2021
Peserta offline ITE Forum 2021 Hybrid Event di Gedung Pertemuan Kertha Gosana, Kabupaten Badung – Bali

Kegiatan yang berlokasi di Gedung Pertemuan Kertha Gosana, Kabupaten Badung – Bali diselenggarakan secara luring sesuai dengan protokol kesehatan dan daring melalui zoom meeting. Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan, Direktur Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Ditjen Bina Adwil, Bupati Badung, Walikota Denpasar, Wakil Bupati Jembrana, Sekretaris Daerah Tabanan, Executive Direktur APEKSI dan perwakilan dari Google Cloud Indonesia, serta para narasumber hadir secara virtual dari BPIW, Kementerian PPN/ BAPPENAS, perwakilan APKASI, Panel Expert Katadata Insight Centre Katadata, PreSales Engineer APAC, Planet Labs, Vallfirest, Tribe Leader Smart City – Digital Business & Technology dari PT Telkom Indonesia, Chairman DPD DKI JAKARTA APTIKNAS, Direktur PDAM Pontianak, Direktur PDAM Giri Menang, Mataram, Founder of Greeneration Foundation, Chairman NFPA-CFPAA dan Atase Perlindungan Masyarakat untuk ASEAN dari Kedutaan Besar Perancis di Singapura.

Dalam Kegiatan yang mengangkat tema Integrated Development Strategies For Metropolitan Areas“, akan membahas strategi terpadu dalam rangka  mempercepat pembangunan kawasan metropolitan dengan perencanaan, inovasi dan pemanfaatan teknologi tepat guna, serta menyelaraskan sinergi antara pemerintah, pelaku industri, akademisi dan antar stakeholder lainnya.

Forum secara resmi dibuka oleh Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Dr. Safrizal ZA, M.Si sekaligus juga melakukan peluncuran handbook Penyelenggaraan Kota Cerdas, website aplikasi web.re-tiket.id dan website Global Open Innovation Indonesia.

Bapak Dirjen Bina Adwil Kementerian Dalam Negeri (tengah) foto bersama tamu VIP lainnya usai peluncuran Handbook Penyelenggaraan Kota Cerdas, website aplikasi web.re-tiket.id dan website Global Open Innovation Chapter pada ITE Forum 2021
Hybrid Event di Badung, Bali.

 

Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan menyampaikan strategi pembangunan perkotaan indonesia ke depan akan menitikberatkan pada aglomerasi perkotaan atau wilayah metropolitan sebagai alat pertumbuhan ekonomi dan transformasi sosial. Dan untuk RPJMN 2020-2024, akan memprioritaskan pada pengembangan Wilayah Metropolitan Palembang, Denpasar, Banjarmasin Dan Makassar peran Kementerian Dalam Negeri dalam pengembangan Wilayah Metropolitan adalah dalam pelaksanaan perjanjian kerjasama daerah dalam penyelesaian permasalahan pelayanan publik.

Bapak Dirjen Bina Adwil Kementerian Dalam Negeri, pada saat memberikan sambutan strategi pembangunan perkotaan Indonesia.

 

Untuk itu, Kementerian Dalam Negeri senantiasa mendorong perencanaan wilayah metropolitan yang terintegrasi dengan menjamin terciptanya integrasi, sinkronisasi dan sinergi termasuk dalam hal data dan informasi antara pusat dan daerah, keterkaitan dan konsistensi dalam perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan pengawasan, menjamin tercapainya sumber daya secara efisien, efektif, berkeadilan dan berkelanjutan, serta meningkatkan kapasitas pemerintah daerah untuk memeratakan cakupan pelayanan publik.

Selain itu, Kegiatan ini pun menjadi rangkaian kegiatan menuju Integrated Technology Event (ITE) Forum 2021 Hybrid Event yang akan berlangsung di Grand City Convex Surabaya, pada 17 – 19 November 2021.

Seluruh perkembangan terkini, disosialisasikan melalui kanal informasi kegiatan, sebagai berikut:

  • Website: iismex.com / indowater.com / indowaste.com / indorenergy.com / indopooltech.com /  indosecurity.com / indofirex.com
  • FB : Indonesia International Smart City Expo & Forum / Indo Water Expo & Forum / Indo Security Expo & Forum / Indo Firex Expo & Forum
  • IG : @iismex_expo / @IndoWaterExpo / @indo_security / @IndoFirexExpo

 

Informasi kepesertaan dapat dilihat di www.napindo.com. Untuk merencanakan kunjungan Anda ke acara ini, silahkan lakukan Pra-Registrasi sekaligus turut serta dalam Business Matchmaking di https://visitorreg.id/